8 Kebiasaan Penyebab Kanker

Penyakit kanker disebabkan oleh pertumbuhan sel abnormal yang tidak terkendali dan merusak sel normal di sekitarnya. Kanker menjadi penyebab kematian kedua terbanyak di seluruh dunia dan sebetulnya tidak ada faktor tunggal yang berkontribusi pada pertumbuhan sel kanker. Artinya, beberapa faktor secara bersama-sama dapat memicunya.

Karena dapat dipicu beragam faktor, tindakan pencegahan sejak awal dan mengubah pola hidup yang buruk merupakan satu-satunya cara untuk mencegah penyakit mematikan ini. Tanpa disadari, beberapa kebiasaan ternyata dapat memicu pertumbuhan sel kanker. Berikut delapan kebiasaan umum yang dapat memicu kanker, melansir Times of India.

Mengabaikan stres Stres memang secara langsung tidak menyebabkan kanker. Akan tetapi, stres dapat menyebabkan masalah lain, seperti peningkatan tekanan darah hingga detak jantung yang cepat, yang dapat menyebabkan kanker bila tidak segera ditangani.

Duduk terlalu lama Sudah menjadi rahasia umum gaya hidup menetap dapat memicu berbagai masalah kesehatan. Sebuah studi menunjukkan duduk sepanjang hari dapat meningkatkan risiko kanker usus besar, endometrium, dan paru-paru.

Makan makanan olahan Makanan olahan seperti sereal, buah dan sayuran kaleng, makanan ringan, kornet, hingga makanan ringan seolah tidak bisa lepas dari kehidupan. Anda perlu menguranginya karena makanan olahan mengandung lemak tidak sehat dan senyawa lain yang dapat memicu pertumbuhan sel kanker dalam tubuh.

Kurang minum air putih Carian, terutama yang berasal dari air putih, sangat penting bagi tubuh agar bisa berfungsi dengan baik. Air membantu mengeluarkan racun-racun di dalam tubuh melalui keringat dan urine. Bila kurang minum air, ini dapat menyebabkan penumpukan racun dalam tubuh. Kondisi ini dapat berkontribusi pada kanker kandung kemih.

Makan daging olahan Daging olahan seringkali menjadi pilihan karena dinilai lebih praktis dan harga yang lebih terjangkau. Padahal, daging olahan tidak baik bagi kesehatan karena mengandung senyawa kimia berbahaya, yang dapat meningkatkan risiko kanker usus besar. Produk daging olahan bisa dijumpai dalam beragam bentuk, seperti daging kalengan, dendeng, sosis, ham, daging asap hingga kornet.

Minum alkohol Bila diminum dengan takaran yang sesuai, sebetulnya alkohol memberikan efek baik bagi kesehatan. Tetapi, bila terlalu banyak, ini dapat meningkatkan risiko kanker melanoma, prostat, dan pankreas. Semua minuman beralkohol termasuk anggur, bir, dan minuman keras terkait dengan kanker.

Merokok Merokok secara langsung atau tidak sama-sama berbahaya bagi kesehatan. Bahkan, rokok menjadi salah satu penyebab terbesar kanker yang sebetulnya bisa dicegah. Menghirup asapnya saja sudah bisa menyebabkan kanker dengan merusak DNA. Selain itu, kebiasaan merokok bisa memicu kanker mulut, faring, hingga beberapa jenis kanker darah seperti leukemia.

Menggunakan produk yang mengandung paraben Paraben merupakan pengawet yang umum digunakan di industri kosmetik dan produk pembersih. Penelitian menunjukkan paraben dapat dengan mudah diserap melalui kulit dan dapat menyebabkan lonjakan pertumbuhan sel kanker payudara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.